Pasar Uang Dibeberapa Negara

 Pasar Uang Dibeberapa Negara

    kebijakan pasar uang dibeberapa negara oleh bank sentralnya.

1. European Central Bank (ECB)

Di dalam melaksanakan kebijakan moneter dengan sasaran stabilitas harga

(price stability) ECB mengendalikan likuiditas di pasar uang serta mengontrol

perkembangan tingkat suku bunga jangka pendek pasar uang. ECB menggunakan

targer corridor atau band overnight rates. Untuk melaksanakan kebijakan

moneter, piranti moneter utama yang digunakan ECB adalah Operasi Pasar

Terbuka (OPT), standing facilities, dan reserve requirements.


2. Amerika Serikat (Federal Reserve)

Dalam melaksakan kebijakan moneternya, Amerika Serikat (AS) juga

menggunakan tingkat suku bunga pasar uang sebagai target operasional dan

sinyal kebijakan (policy rate). Federal Reserve menggunakan federal funds rate

yaitu ekuivalen dengan suku bunga PUAB-overnight rate, sebagai target untuk

memengaruhi suku bunga jangka menengah dan panjang yang akan berdampak

kepada sasaran akhir kebijakan moneter mereka yaitu stabilitas harga,

pertumbuhan ekonomi, dan penyerapan tenaga kerja.


3. Inggris (Bank Of England)

Dalam menentukan kebijakan moneter, Bank of England melakukan

pertemuan bulanan yang disebut Monetary Policy Comite (MPC) guna

menetukan arah OPT dengan menetapkan tingkat repo rate (fix tender) yang

jatuh tempo 2 minggu sebagai policy rate. Selain itu, MPC juga mencari tahu

mnegenai ekspektasi pasar terhadap tingkat suku bunga masa mendatang

sehingga memudahkan MPC dalam mengambil keputusan melalui OPT

mengenai arah kebijakan yang akan diambil. Berikut adalah piranti pasar uang di

Inggris, yaitu:

a. General Collateral Sale and Repurchase Agreements (GC Repo)

b. Interbank Loan

c. Short Sterling Futures

d. Forward Rates Agreements (FRAs)

e. Swaps

f. Jepang (Bank Of Japan)


Pasar uang di Jepang dikelompokkan atas 2 kategori yaitu:

a. Interbank market, yaitu pasar uang dimana pelaku-pelaku utamanya adalah

lembaga-lembaga keuangan yang berperan menentukan berapa posisi saldo

giro bunga yang ingin dicapai dalam rangka mencapai stabilitas harga.

b. Open market, yang terdiri dari:

1) Bond gensaki market

2) Repo market

3) Certificate of Deposit (CDs)

4) Commercial paper (CPs)

5) Treasure Bills (TB)/Financing Bills (FB)

Postingan populer dari blog ini

TUGAS UAS PASAR UANG DAN MODAL SYARIAH